Save Your Marriage Today

Tuesday, January 3, 2012

merajuk

Dear pengasuh blogalau,

Saya mempunyai seorang teman yang sedang merajuk. Awalnya saya tidak tahu kalau dia sedang merajuk. Tapi lama-kelamaan sikapnya mulai berubah. Dia tidak lagi bicara kepada saya. Telpon ga pernah. SMS ga pernah. Saya bingung harus bagaimana. Tolong, apa yang harus saya lakukan?

- Membutmembut di K (single, TB 175; BB 65)



***

Salam sehat buat Membutmembut di K,

Mudah2an K-nya bukan Kathok ya? Wah, dengan tinggi dan berat badan yang anda miliki, anda pasti penggemar ketoprak ya?

Baiklah, saya coba jawab pertanyaannya..

Yang pertama kali harus kita lakukan apabila seseorang merajuk adalah yakinkan diri kita bahwa itu bukanlah akhir jaman. Teman yang merajuk adalah hal biasa. Bukan karena kita tidak membuang sampah pada tempatnya, apalagi karena efek rumah kaca yang berakibat pada melebarnya lubang ozon. Bukan, sama sekali bukan itu. Seseorang merajuk itu berarti minta perhatian. Maka tanyakan pada diri kita, apakah kita cukup memberikan perhatian kepada si teman selama ini? Mungkin Membutmembut akhir2 ini disibukkan urusan lain sehingga sang teman merasa tersisihkan. Coba anda ingat2, apakah akhir2 ini anda terkunci di WC?

Kedua, tetap positif thinking. Ingat ya, jangan positif tingting. Itu bahaya. Mosok masih tingting sudah positif? Nah, Membutmembut harus paham bahwa tidak semua orang berbicara dengan bahasa yang sama. Mungkin teman anda sebenarnya tidak sedang merajuk, mungkin dia sedang berbicara dengan bahasa yang anda tidak mengerti. Mungkin teman anda sedang mempraktekkan cara bicara seorang Kinglon yang tinggal di Swahili dan sedang sariawan. Nah, repot kan?? Maka kuncinya adalah coba pahami bahasa interkulator anda. Yakinkan bahwa anda berdua berbincang dengan bahasa yang sama. Kalau lawan bicara anda seorang E.T yang hanya bisa berbicara dengan bahasa kode, maka cobalah "catch-up" dengan bahasa tersebut. Tapi ingat, jangan kode buntut ya.. Harom!

Ok, yang ketiga adalah hal terpenting dalam membina sebuah hubungan: menjaga harmonisasi. Ingat ya? It takes two to tango. It takes more to poco-poco. Semuanya butuh kerjasama dalam menciptakan harmoni. Butuh takes and gives. Kita ga mungkin minum air terus2an kan? Bisa kembung dan beser. Kita pasti butuh buang air juga. Ada yang buang air kecil, ada pula yang buang air besar. Tidak masalah. Selama disiram sesudahnya. Jangan lupa, nanti gross.


Ok, Membutmembut mulai praktekkan dan lihat apa yang terjadi ya? Semoga teman anda tidak lagi merajuk, dan mulai merujak bersama menuju harmoni. Saya doakan ya?